Jakarta Malang


KAMIS - 6 OKTOBER 2011

Beberapa posting saya belakangan memang terkesan amburadul. Timeline tidak begitu jelas, ada rencana buat ngerombak tampilan Zzone tapi masih kebawa males, ngerombak tampilan blog bagi saya bakal menghabiskan waktu yang lama sekali. Well, hari ini hari ke-7 di bulan Oktober. Tanggal 10 Oktober besok saya sudah harus praktik di RSUP Kariadi, semoga saja sih menyenangkan.

Oh iya, saya belum cerita ya kalau saya punya partner baru lagi? Hehe, namanya Whitnet. Netbook mungil besutan Asus EEE-PC seri 1015B ini menjadi teman baru saya. Tak ketinggalan pula saya dibekali modem Smartfren Connex REVDO A. Terimakasih buat Bapak dan Ibuk yang selalu saja mengerti kebutuhan saya. Semoga dua gadget ini bisa saya manfaatkan sebaik-baiknya. Hmm.. Sementara itu saya jadi inget kalo si Wifiv, pacar yang saya bangga-banggakan itu sekarang sudah mulai berkhianat, tombolnya rusak, casingnya dudul, LCDnya busuk.. Huhuhuhu, semoga saya bisa sabar dan segera dapet pengganti Wifiv.

Duh, kok jadi ngomong ngelantur gini ya? Hehehe... Well, sebenarnya kaga ada cerita spesial sih belakangan ini. Cuma belakangan saya sempat jadi tukang mengeluh gara-gara ga bisa ikutan kegiatan gede di Jakarta akhir Oktober ini. Ada dua penawaran: ke Malang atau ke Jakarta, dan semuanya ada di akhir Oktober, dan semuanya belum bisa saya ikuti. Lha gimana? Kebentur sama jadwal praktik gitu. Saya praktik mulai tanggal 10 Oktober 2011 sampai 5 November 2011, walhasil bisa dipastikan kecil banget kemungkinan buat bisa ikut. Lha emang acara apaan sih? Di Jakarta, mau ada kongres nasional AIPEC (Association of Indonesian Polytechnic English Club), dan kebetulan sekitar bulan Juli yang lalu saya berkesempatan hadir menjadi perwakilan Poltekkes Semarang sebagai salah satu tim formatur AIPEC di pra-kongres AIPEC bersama dengan 7 politeknik lainnya. Nah, sebagai kelanjutan dari pra-kongres itu, tanggal 20 Oktober nanti akan digelar kongres nasional AIPEC yang diikuti oleh seluruh Politeknik di Indonesia untuk mendeklarasikan berdirinya AIPEC. Gimana enggak gondok, waktu itu saya masih inget betul saya sebenarnya buka yang seharusnya ngikut pra-kongres, waktu itu harusnya Hepy yang ikut, eh... ternyata Hepy lagi UAS dan dia melimpahkan saya buat berangkat ke pra-kongres. Padahal saya waktu itu juga baru selesai UTS kalo ga salah -_-.

Dampak setelah pra-kongres bagi saya jadi luar biasa, apa sebab? Setelah itu tiba-tiba saya disuruh bikin proposal untuk pembentukan UKM Bahasa Inggris di Poltekkes. Dan bayangkan saudara-saudara, saya bekerja seorang diri! Menyusun proposal itu ina inu, dan saya hanya meminta saran dari beberapa orang tentang sudah bagus atau belum proposal tersebut. Lantas setelah itu saya menghubungi Ana, sang menteri UKM untuk kemudian maju ke Pudir III di Direktorat Poltekkes Semarang. Alhamdulillah, tanggal 23 Agustus kemudian, UKM tersebut lahir dan disahkan oleh Direktur Poltekkes Semarang bersama dengan Pudir III dan tentu saja Presiden BEM Poltekkes Semarang. Saya jadi inget betul gimana saya ke sana ke mari. Thanks buat Ana yang udah menemani buat maju ke Pudir III.

Dan sekarang...

Saya hanya bisa menghela napas panjang, manakala saat ini disibukkan untuk rekruitmen anggota baru. Saya kadang merasa benar-benar, "buat apa sih ini semua, padahal kamu udah tahu, Zam kalau kamu ga bisa ikut AIPEC di Jakarta nanti". Rasanya pengorbanan yang saya lakukan itu hanya untuk hal yang begitu absurd. Kenapa harus saya yang capek begini tapi giliran ada even besar justru orang lain yang dikirimkan? Sedih banget sumpah. Tapi mau gimana lagi? Kenyataan yang ada kayak gitu. Kalau saya semakin protes, saya justru akan terlihat begitu kekanak-kanakan.. Ya Allah, rasanya nyesek banget lho. Ibarat gupak pulute ora mangan nangkane kalo kaya gini caranya.

Lha yang acara ke Malang itu acara apa?

Satu ini lagi yang bikin saya nyesek. Saya kan setahun ini juga berkecimpung di UKM Jurnalistik White Campus Poltekkes Semarang. Betapa capeknya harus mengurusi--boleh dibilang SEMUA yang ada di White Campus. Padahal jabatan saya 'hanya' Pimpinan Redaksi, tapi entah kenapa harus turun tangan ke banyak hal. Manajemen tukang bakso kalau kata salah satu dosen. Tapi saya hanya bisa bersabar, lagi-lagi capek capek itu semua harus dibayar dengan hal yang absurd... Saya belum berkesempatan buat datang ke Malang. Ya Allah, harus relain dua kesempatan yang jarang itu, rasanya pengen nangis. Kembali pikiran saya diselimuti oleh bayang-bayang gelap "buat apa sih ini semua?".

Lantas ada teman yang bilang bahwa percayalah suatu saat nanti hasilnya akan kamu dapet. Hasil itu butuh proses. Thanks to Yoga. Hanya saja saya saat ini masih merasa sedih sesedih-sedihnya, sering banget, kadang niat baik saya justru mendatangkan petaka buat diri saya sendiri. Kadang apa yang saya korbankan justru tidak sebanding degan apa yang saya peroleh. Itu yang kadang bikin saya turun semangat.

Baiklah. Sekarang saya hanya bisa yakin bahwa esok akan lebih cerah daripada hari ini. Situasi yang tengah saya hadapi saat ini, akan berubah menjadi segala sesuatu yang indah besok. Allah menciptakan kelam, untuk menyadarkan manusia bahwa ketika terang itu datang, betapa melegakan dan indahnya dunia ini. Ya Allah, selalu lindungi hamba dan selalu berikan ketenangan pada hamba. Hanya itu sekarang yang saya bisa pikirkan. Semoga saja bulan Oktober ini menyenangkan...

0 Comments:

Posting Komentar

Designed by OddThemes | Blog by Barzam